Identifikasi desa sebagai keterbelakangan dan kota sebagai kemajuan sudah tidak relefan. Nyatanya kini tradisionalisme desa berubah kesan menjadi eksotisme desa. Sepinya desa menjadi damainya desa. Eksotis dan damai, dua kata yang tidak bisa dilekatkan pada keterbelakangan. Desa berubah menjadi ruang luas peluang. Ide-ide kreatif dari bidang apapun bisa tumbuh subur di desa, tidak lagi hanya padi dan sayur mayur. Kami meyakini bahwa: “DI DESA JUGA BISA”.